Kabupaten Bengkulu Selatan berdiri atas Surat Keputusan Presiden RI
tanggal 14 November 1956 dengan Undang- Undang Nomor 4 Tahun 1956 (Tambahan Lembaran Negara 109 ),
selain itu juga Kabupaten Bengkulu Selatan dikenal dengan sebutan Seraway.
Asal nama Seraway yaitu :
Berasal dari kata SERAN yang artinya celaka ( CELAKO ) ini
dihubungkan dengan anak raja dari hulu, karena menderita penyakit
menular lalu dibuang ke sungai dan terdampar dimana anak raja ini
mendirikan kerajaan ini. Kerajaan Seraway terpisah dari Kerajaan
Bengkulu. Kerajaan ini ditemui antara Daerah Sungai Jenggalu sampai
Ke Muara Bengkenang. Kerajaan ini akhrinya terpecah- pecahmenjadi
kerajaan kecil yang disebut Margo ( Marga ). Namu mereka bersatu
atas dasar Satu Kesatuan, Satu Keturunan dan Satu Rumpun Bahasa.
Luas wilayah Kabupaten Bengkulu Selatan diperkirakan 5.949,14 KM
yang terbagi atas 18 Kecamatan, 377 Desa serta 20 Kelurahan. Ibu kota Kabupaten Bengkulu Selatan adalah Manna.
Batas Wilayah
Adapun batas wilayah dengan daerah sekitarnya :
1. Sebelah Utara berbatasan dengan Kota Bengkulu
2. Sebelah Timur berbatasan dengan Propinsi Sumatera Selatan
3. Sebelah Selatan berbatasan dengan Propinsi Lampung.
4. Sebelah Barat berbatasan dengan Samudera Indonesia.
Tekstur tanah
Tektur tanah di kabupaten Bengkulu Selatan terdiri dari :
1. Tekstur hakus seluas 2.764,20 Km persegi
2. Tekstur agak halus seluas 1.355,25 Km persegi
3. Tekstur sedang seluas 908,25 Km persegi
4. Tekstur agak kasar seluas 695, 75 Km persegi
5. Tekstur kasar seluas 225,25 Km persegi
Hidrologi
Kabupaten Bengkulu Selatan terdapat 60 sungai besar dan kecil yang
hulunya berada disisi Barat Bukit Barisan dan mengalir ke Barat –
Samudera Indonesia.
Monografi
Penduduk Kabupaten Bengkulu Selatan terdiri dari 3 suku ; suku
Serawai, suku Pasema dan Suku Kaur. Sampai akhir tahun 2002 jumlah
penduduk Kabupaten Bengkulu Selatan berjumlah 375.724 jiwa ( 190.831
Laki- laki dan 184.893 Perempuan ) dengan pertumbuhan penduduk 2,07
persen. Kepadatan Penduduk rata- rata 62 jiwa/km persegi.
Sarana dan Prasarana Pendukung
a. Perhubungan Darat
Kabupaten Bengkulu Selatan sampai tahun 1999 panjang jalan :
Ø Jalan Nasional 127 Km
ØJalan Propinsi 403 Km
Ø Jalan Kabupaten
Ø Aspal 317,75 Km
Ø Batu 460,70 Km
ØTanah 190,835 Km
Transportasi darat dari ibu kota kabupaten telah dapat ditempuh
dengan kendaraan roda empat ke kecamatan dan desa seluruh Kabupaten
Bengkulu Selatan. Angkutan darat yang dilayani oleh bus- bus umum
telah dapat melayani ruteke Propinsi Bengkulu dan Propinsi Tetangga.
Di ibu kota Kabupaten Bengkulu Selatan juga telahmememiliki satu
terminal antar kota type B dan dua terminal kendaraan umu dalam kota.
Jarak Manna dengan beberapa ibu kota kecamatan :
Ø Manna – Tais
82 Km
Ø Manna – Masmambang 59 Km
Ø Manna – Masat 12 Km
Ø Manna – Simpang tiga 45 Km
Ø Manna – Tanjung Iman 66 Km
Ø Manna – Bintuhan 72 Km
Jarak Manna dengan beberapa kota :
Ø Manna – Bengkulu
142 Km
Ø Manna – Curup 226 Km
Ø Manna – Argamakmur 214 Km
Ø Manna – Palembang 710 Km
Ø Manna – Padang 1.112 Km
Ø Manna – Tj Karang 972 Km
Ø Manna – Jakarta 222 Km
Pos dan Telekomunikasi
Jaringan pelayanan pos di Kabupaten Bengkulu Selatan cukup memadai,
hal ini dapat dilihat dari keberadaan Kantor Pos Pembantu di setiap
Kecamatan dan Daerah Pemukiman Transmigrasi.
Hubungan telekomunikasi saat ini sudah menjangkau ke seluruh wilayah
Indonesia, bahkan ke luat negeri, hal ini dimungkinkan karena saat
ini telah berfungsi Sentral Telepon Otomat dan Telepon Selular (
Hand Phone ) yang berada di Kota Manna.
Surat pos yang disalurkanmelalui PT ( Persero ) Posindo Cabang Manna
selama tahun 2002 mencapai 213.132 buah surat dengan presentasi
sebagai berikut :
- Pos Bukan Udara ( Biasa )
28.107%
- Pos Kilat 145.948%
- Kilat Khusus 39.007%
Pengiriman wesel pos dari Kabupaten Bengkulu Selatan selama tahun
2002 mencapai 7.495 kali dengan nilai Rp. 2.005.632, sedangkan wesel
pos yang masuk ke Kabupaten Bengkulu Selatan 6.416 kali senilai Rp
1.862.582
Kapasitas sambungan pesawat telepon pada tahun 2003 sebanyak 3.408
SST dengan kapasitas terpakai sebanyak 3.174
Listrik dan Air Bersih
Kebutuhan tenaga listrik di Kabupaten Bengkulu Selatandari tahun ke
tahun cenderung meningkat. Saat ini belum selurh desa dapat
dijangkau oleh aliran listrik. Kapasitas listrik Kabupaten Bengkulu
Selatan sebesar 9.081 KWH ( PLTD ) dengan jumlah pelanggan 33.592
rumah tangga dan 3 industri.
Pelayanan air minum di Kabupaten Bengkulu Selatan dikelola oleh
Perusahaan Daerah Air Minum Kabupaten Bengkulu Selatan. Kapasitas
pengolahan air minum oleh PDAM tersebut sebanyak 4.735 pelanggan dan
produksi 979.370 M kubik.
Perbankan dan Ansuransi
Ada beberapa yang telah membuka cabang di Kabupaten Bengkulu
Selatan, antara lain :
Ø Bank Pembangunan Daerah ( BPD )
Ø Bank Rakyat Indonesia ( BRI )
Ø Bank Negara Indonesia ( BNI )
Ansuransi yang telah beroperasi di Kabupaten Bengkulu Selatan antara
lain :
Ø PT. Ansuransi Jiwasraya
Ø PT.Ansuransi Jasa Raharja
Ø PT. Ansuransi Jiwa Bumi Putra
Ø PT. Ansuransi Bumi Asih Jaya
Ø Koperasi Ansuransi Indonesia
Produk Domestik Regional Bruto ( PDRB )
Pertumbuhan PDRB Kabupaten Bengkulu Selatan 200 atas dasar harga
berlaku mengalami kenaikan sebesar9,61% sedangkan Produk Domestik
Regional Bruto atas harga konstan ( Tahun Dasar 1993 ) mengalami
pertumbuhan sebesar 4,29%.
Konstribusi masing- masing sektor dalam menunjang pembentukan PDRB
atas harga konstan ( Tahun Dasar 1993 ) di Kabupaten Bengkulu
Selatan tahun 1998 pada sektor- sektor adalah sebagai berikut :
- Pertanian 31%
- Konstruksi / Bangunan 11%
- Perdagangan, Hotel dan Restoran 15%
- Pengangkutan dan Komunikasi 12%
- Jasa- jasa 23%
- Lain- lainnya 8%
Pertumbuhan Pendapatan Regional PerKapita
Pendapatan Regional PerKapita atas dasar harga berlaku antara kurun
waktu tahun 1998 s/d 2000 di Kabupaten Bengkulu Selatan mengalami
pertumbuhan sebesar 8,33% sedang untuk Pendapatn Regional PerKapita
atas harga konstan ( Tahun Dasar 1993 ) mengalami pertumbuhan
sebesar 2,58 %.
sumber :http://groups.yahoo.com/group/Manna_kotaku/message/3
Tidak ada komentar:
Posting Komentar