PLTN mendapatkan daya dari panas yang dihasilkan oleh reaksi fisi dari atom. Reaksi fisi diambil dari atom - atom berat seperti uranium atau plutonium. Inti atom akan memecah bila ditabrak dengan neutron dan melepas 2 atau tiga neutron baru.
Pelepasan ini akan menghasilkan energi dalam bentuk panas. Pelepasan ini terus berulang atau disebut juga dengan rantai reaksi. (gambar 2 dari Nuclear Energy. Nuclear Waste)Panas yang dihasilkan digunakan untuk mendidihkan air dalam boiler. Air yang mempunyai temperatur tinggi akan menghasilkan uap. Uap digunakan untuk memutar turbin. Turbin yang berputar digunakan untuk menghasilkan listrik dengan bantuan generator.
PLTN dibagi berdasarkan jenis reaktornya yaitu reaktor thermal, reaktor cepat, dan reaktor sub kritis.
Reaktor thermal menggunakan moderator neutron untuk melambatkan atau me-moderate neutron sehingga mereka dapat menghasilkan reaksi fissi selanjutnya. Neutron yang dihasilkan dari reaksi fissi mempunyai energi yang tinggi atau dalam keadaan cepat, dan harus diturunkan energinya atau dilambatkan oleh moderator sehingga dapat menjamin kelangsungan reaksi berantai. Contohnya : boiling water reactor (BWR) atau pressurized water reactor (PWR)Reaktor subkritis menggunakan sumber neutron luar ketimbang menggunakan reaksi berantai untuk menghasilkan reaksi fissi.
sumber :http://berita-iptek.blogspot.com/2008/04/pltn.html

Tidak ada komentar:
Posting Komentar