Kotoran hewan (sapi) selama ini belum dimanfaatkan dengan serius, biasanya kotoran sapi langsung dibuang di sungai atau ditumpuk, padahal kotoran sapi dapat dimanfaatkan menjadi salah satu sumber energi alternatif atau disebut biogas (metana).
Energi biogas (metana) terbentuk dari kotoran sapi dan air yang dicampur dalam satu wadahyang disebut digester. Produksi biogas (metana) tergantung pada kondisi kotoran sapi, residence time, pH, suhu (25-27oC) dan toxicity, dengan komposisi yang sesuai proses ini akan menghasilkan biogas dengan kandungan gas metana sebesar 77%.
Contoh :
- 10 ekor sapi menghasilkan kotoran sapi 20 kg/hari/ekor
- Kapasitas 18 m3
Dari bahan tersebut akan menghasilkan gas metana 6 m3/hari, laju aliran gas 1,5 m3 /jam, dengan tekanan 490 mm H2O, biogas dapat dimanfaatkan untuk menyalakan 4 kompor gas dan lampu penerangan sebesar 60 Watt.
Selain dapat menghasilkan biogas , proses ini akan menghasilkan lumpur dengan kandungan unsur Nitrogen, Pospor dan Kalium yang menunjukan kesamaan kandungan unsur - unsur didalam pupuk kompos, dengan kesimpulan pemanfaatan kotoran hewan dengan sistem digester ini akan mengahsilkan biogas dan pupuk kompos.
sumber : http://id.shvoong.com/

Tidak ada komentar:
Posting Komentar